The Moon embrace That The Sun episode 1 part 2

Serie The Moon embrace That The Sun episode 1 part 2 : Di Seongsukcheong para peramal di kumpulkan, Kepala peramal mengamati satu persatu memastikan semua peramal ada di sana. Saat melihat Jang Nok Young teringat bahwa Ah Ri tidak ada disana. Dan shaman Jang tidak bisa menjawab pertanyaan kepala peramal.

Di Kediaman ibu suri, Yoon Dae hyung dan ibu suri membahas apa yang terjadi. Mereka mencoba memanfaatkan keadaan yang begitu mendukung tindakan mereka. Dengan menghasut Ah Ri bersengkongkol dengan pangeran Wi Seong. Dengan menggunakan sebuah jimat untuk mencelakakan Raja. Dan mulailah operasi kerja sama untuk menfitnah pangeran wi Seong. Kepala Polisi kerajaan menemukan surat yang di tulis sahabat Wi Seong lalu menyerahkannya kepada Raja. Raja marah dan mempertanyakan kebenaran dari isi surat tersebut.

Di tengah keraguan terhadap Pangeran wi Seong datanglah kepala peramal dan raja menunjukkan jimat memastikan milik siapa jimat itu.

kemudian kepala Peramal yang bersengkongkol dengan ibu suri memperkuat keraguan Raja terhadap sodaranya dengan mengatakan itu milik Ah ri yang berkerja sama untuk memberontak.

Di suatu hutan, tampak tandu yang mengantarkan seorang bangsawan. Dan di tiba-tiba Ah ri yang mencoba melarikan diri pingsan dan menghentikan perjalanan mereka. Keluarlah bangsawan yang sedang hamil besar. Kemudian bangsawan itu menolong Ah Ri. Sesampainya di pintu gerbang tampak para petugas kerajaan sedang mencari buronan yaitu Ah Ri. Melihat gelagat pembantu bangsawan yang terkejut saat mellihat foto Ah Ri yang di cari. Petugas itu memerintahkan untuk melihat isi tandu. Namun bangsawan itu menujukkan bahwa dia hamil dan segera melahirkan jadi harus buru-buru pulang kerumah. Ah ri ternyata bersembunyi di bawah tempat duduk bangsawan itu.

Ah Ri sangat bersyukur dan berterima kasih atas jasa bangsawan yang telah menolongnya. Bangsawan itu mengatakan bahwa yang menolongnya adalah anak yang di dalam kandungannya. Ah Ri meramalkan bahwa dia akan terlahir cantik seperti bulan dan di takdirkan menjadi kaya. Namun Ah ri terkejut setelah melihat lebih kedepan. Bahwa anak tersebut akan mendapatkan nasib yang buruk dan meninggal. Ah Ri tidak menceritakan hal tersebut kepada bangsawan tersebut. Ah Ri berjanji akan melindungi putri bangsawan kelak.

Namun malang Ah ri tetap tertangkap juga, Ah ri di eksekusi dan di siksa di depan para shaman lainnya, Dae Hyung mencoba membuat Ah ri mengakui jimat yang di tunjukkan adalah milih Ah ri, namun Ah Ri tidak mengakui apa yang tidak di perbuatnya.

Di tengah tuduhan Dae hyung kepada Ah Ri, Ah ri tidak terima dan mengatakan bahwa tidak hanya dia saja saksi malam itu, tapi ada cahaya bulan yang menyaksikan, Dan suatu saat semua perbuatan jahat Dae Hyung akan terbuka di bawah cahaya bulan, Dan cahaya bulan itu akan mengakhiri hidup Dae hyung yang menyedihkan. Dae hyung geram dan menyuruh petugas untuk lebih menyiksa Ah Ri.

Tubuh Ah ri terluka parah, dan dia tergeletak di dalam tahanan. Shaman Jang menjenguk Ah ri dengan menyuap salah seorang penjaga tahanan. Shaman Jang sangat sedih melihat kondisi sahabatnya yang tak berdaya.

Ah ri mengatakan bahwa ada seorang anak yang harus di lindungi kepada Shaman Jang, Takdir anak itu adalah di sisi Matahari, meski hidup anak itu akan dalam bahaya jika berada disamping matahari tapi takdir memaksanya untuk melindungi matahari itu.

Ah ri meminta Shaman Jang memastikan anak itu selamat dan melindunginya demi Ah Ri. Shaman Jang tidak tahu anak siapa yang di maksud sahabatnya itu, Petugas menyuruh Shaman Jang segera pergi takut ketahuan petugas lainnya, Ah Ri di Eksekusi dengan hukuman mati di tarik kedua tangan dan kakinya oleh kerbau dan di pertontonkan di tengah rakyat… ( sungguh kejam ya hukumannya ). Sesaat Ah ri menerawang ternyata ada 2 matahari dan satu bulan yang akan muncul. ” Kalian bertiga…jaga diri kalian” harapan Ah ri untuk terakhir kalinya.

berlangganan GRATIS – dapatkan info terbaru dari elizadorama.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*